Monday, May 20, 2013

Mengenal Penyakit Otointoksikasi


Penyakit Otointoksikasi merupakan penyakit yang disebabkan karena keracunan dari dalam tubuh sendiri. Kita ketahui usus besar merupakan bagian dari saluran pencernaan yang berperan sebagai tempat mengumpulkan sisa makanan, mengabsorbsi beberapa zat makanan yang masih dibutuhkan didalam tubuh seperti mineral dan air serta tempat pertumbuhan bakteri.
Bila fungsi ini terganggu seperti yang telah dibahas dalam bab sebelumnya maka racun ( Toksin ) yang berasal dari sisa-sisa makanan akan terbentuk dan kemudian oleh sistem peredaran darah akan dilepas ke seluruh tubuh mengakibatkan setiap sel didalam tubuh kita keracunan sehingga kemampuan sel untuk meregenerasi hilang yang kemudian akan menimbulkan penyakit.
Sebenarnya yang menjadi penyebab terjadinya penyakit autointoksikasi ini adalah Proses pembusukan yang terjadi didalam usus besar . Proses pembusukan ini terjadi karena ketidak seimbangan bakteri yang terdapat didalam usus besar. Ada 2 macam penggolongan bakteri didalam saluran pencernaan :
Bakteri pembusuk Bakteri pembusuk ini dimasukkan ke dalam golongan bakteri Coliform, salah satu yang termasuk didalamnya adalah Escherichia coli. Bakteri coliform ini menghasilkan zat ethionine yang pada penelitian menyebabkan kanker. Bakteri-bakteri pembusuk ini juga memproduksi bermacam-macam racun seperti Indole, skatole yang dapat menimbulkan penyakit bila berlebih didalam tubuh.

Bakteri baik Untuk mengimbangi bakteri pembusuk ini didalam saluran pencernaan juga terdapat bakteri baik. Bakteri baik ini dimasukkan kedalam golongan Loctobakteri. Yang termasuk didalamnya adalah Lactobacillus, Bifidobacterium, Streptococcus. Menurut Dr John Harvey Kellog komposisi ideal dari bakteri didalam saluran pencernaan adalah 85% lactobacteria ( bakteri baik ) dan 15% coliform bakteri ( Bakteri pembusuk ). Bila komposisi ini terjadi perubahan maka akan terjadi gangguan pencernaan serta penyakit autointoksikasi. 
Berikut data gejala penyakit akibat Autointoksikasi yang dikemukakan oleh Dr Bernard Jensen :
Asma, Gangguan paru-paru Lain
Bisulan, Borokan, Eksim, Gatal-gatal pada kulit
Gangguan Endokrin
Gangguan Irama Jantung
Gangguan Pencernaan ( Mis : Kembung. Mual-mual, Maag, Konstipasi, Diare ) dan gangguan Penyerapan
Macam-macam Tumor/ kanker Hati,Usus Besar, Pancreas
Macam-macam Sakit Kepala
Cepat Tersinggung, Pemarah, Letih Lesu, Gairah Menurun, Depresi
Gangguan kandung Kemih, Gangguan ginjal, Batu ginjal
Keriputan, Flek-flek pada kulit, Jerawatan
Dan lain-lain

Thursday, May 9, 2013

Rubber Duck Raksasa di Perairan Ocean Terminal Tsim Sha Tsui


Rubber Duck Raksasa di Perairan Ocean Terminal Tsim Sha Tsui
Sebuah bebek karet raksasa warna kuning mainan anak-anak yang berada di perairan Ocean Terminal Tsim Sha Tsui ini banyak mendapat perhatian masyarakat Hong Kong dan sekitarnya.
Menurut Florentijn Hofman pencipta dan seniman dari Belanda rubber duck raksasa ini membawa pesan harmoni tanpa batas, tidak diskriminasi terhadap orang-orang dan tidak memiliki konotasi politik, katanya.
Rubber Duck raksasa ini berukuran instalasi seni 16,5 meter-tinggi - dibangun menyerupai bebek kuning yang mandi yang banyak disukai anak-anak. Bebek ini bisa di lihat sampai pada tanggal 9 juni.
Rubber Duck, yang gemuk, mengerut-berparuh ponton mengambang, telah mengunjungi 12 kota di 10 negara, termasuk Sydney, Osaka, Auckland dan Amsterdam.
Ini akan menjadi perjalanan pertamanya ke China, kata pusat perbelanjaan Harbour City, yang berusaha untuk membawa karya seni ke Hong Kong bekerja sama dengan studio kreatif AllRightsReserved, menunggu persetujuan resmi. Hofman mengatakan di situsnya: "The friendly, Rubber Duck memiliki khasiat menyembuhkan:.. Dapat meredakan ketegangan serta mendefinisikan mereka [Itu] yang lembut, ramah dan cocok untuk segala usia".
BELANDA ARTIST FLORENTIJN Hofman
Sudah, sudah mulai berbisik. "So cute!" beberapa pengguna web menulis di halaman Facebook Harbour City. Dengan kemarin sore, pos telah menarik lebih dari 5.200 indikasi "seperti" dan telah dibagi hampir 2.000 kali. Panitia akan menyiapkan sebuah pameran foto yang menunjukkan tempat-tempat yang bebek karet telah dikunjungi. 

Thursday, February 14, 2013

Strawberry Garden Tai Po Masuk Gratis


strawberry garden hkSetiap hari sibuk dengan rutinitas kerja, liburan ke kampung jawa Victoria park sudah bosan dengan hiruk pikuknya lautan manusia. Yuk berlibur menyegarkan pikiran melepas penat mencari pemandangan alam yang natural dan beraktivitas yang berbeda dari aktivitas liburan kita selama ini.
Strawberry Garden Tai Po akan memberikan suasana yang baru suasana perdesaan yang dikelilingi gunung di sekitar kebun strawberry. Kita akan dimanjakan dengan bisa memetik sendiri buah Strawberry dan bisa makan sepuasnya tanpa bayar. Dengan catatan buah tidak boleh dimasukkan dalam tas, akan tetapi boleh dibeli saat mau keluar dari area kebun.
Untuk menuju Strawberry Garden Tai Po dari stasiun KCR Tai Po Market dilanjutkan naik Bus 75 K atau mini Bus 20 C sekitar 15 menit dan turun di Shiu Ha Wong, Tin Kok Street Tai Po dari jalan tampak taman strawberry yang asri dan menawan. Di kebun ini selain strawberry yang menjadi tanaman yang dominan di sekelilingnya masih banyak berbagai macam tanaman sayuran.
Bagi yang hobi BBQ juga bisa BBQ bersama teman-teman dan keluarga di sebelah kebun strawberry sambil menikmati suasana pedesaan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang kebun strwaberry bisa call pemilik kebun di No 97923841. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

Saturday, February 2, 2013

Kontribusi Islam Dalam Dunia Kedokteran


Abu SyadzaOleh Ustadz Abu Syadza Rabbani
Rasulullah Saw mempraktikkan ilmu kedokteran. Para sahabat pun demikian. Mereka mempraktikkan pengobatan ala Rasul yang kini dikenal dengan nama Thibbun Nabawi.
Suatu ketika seorang wanita yang sedang demam datang kepada Abu Bakar. Wajita itu diminta mengambil air. Abu Bakar melakukan tindakan demikian karena mendapatkan Rasulullah  menggunakan air sebagai penurun panas.
Hadist Bukhari, Aisyah, istri Rosulullah Saw ketika ada pasien datang kepada beliau, yaitu salah satunya pernah berduka karena saudaranya ada yang meninggal yang sebelumnya jatuh sakit, maka Aisyah menyarankan yang disaksikan Rasulullah  dan di depan pasien.
Rasulullah pernah melakukan seperti ini (talbinah adalah minuman herbal campuran dari madu+susu+terigu) yang apabila dikonsumsi maka akan meringankan penyakit, misalnya dalam keadaan sedih, sakit lambungnya maka dengan mengkonsumsi talbinah. Dalam sebuah riwayat Abu Thoyibah salah satu sahabat yang pernah menyebutkan Rosulullah ketika menjelang wafatnya Aisyah yang melakukan itu yang termuat dalam sebuah hadits shohih Bukhari.
Menurut sejarah Rosulullah SAW dan para sahabatnya konsep pembangunan umat dalam satu acuan bahwa dengan lahirnya Thibbun Nabawi maka para sahabat memiliki kualitas kesehatan yang sungguh luar biasa. Tabiit Tabiin dan para tokoh ulama memiliki sejarah kegemilangan kedokteran Islam.
Maka sejak itu mulailah kajian-kajian kedokteran semakin marak yang membahas Thibbun Nabawi. Ar-Razi salah seorang ulama kedokteran Islam. Dengan munculnya tokoh-tokoh ulama sahabat yang kemudian menuliskan buku-buku pengobatan Islami.
Kontribusi Islam dalam Dunia Kedokteran
1. Dalam sebuah riwayat, ketika Rosulullah SAW hijrah ke Madinah, maka datanglah beberapa orang menyampaikan saudaranya yang lagi sakit, sahabat berkata “Bagaimana ya Rosulullah ?” kemudian Rosulullah ikut mengunjungi saudara sahabatnya yang lagi sakit dan mendoakan kesembuhan untuknya, Rosulullah bersabda “ Wahai hamba Allah, maka berobatlah, karena Allah tidaklah menurunkan penyakit, melainkan menurunkan obatnya” (HR. Ahmad).
2. Sejak Islam masuk memberikan konsep patologi penyakit (spesialisasi medis yang berurusan dengan diagnosis penyakit).
3. Islam mengajarkan dunia pengobatan kedokteran Islam, mencoba memberikan pemahaman pada praktisi medis saat itu. Sehingga meninggalkan khurafat sihir dan pemikiran-pemikiran di bidang kedokteran. Artinya Islam membersihkan dari segala macam khurafat dalam proses penyembuhan dalam pemikiran yang salah sebelumnya, contoh ajimat dari kepala hewan.
4. Islam sangat mendorong kepada dokter muslim agar ada seorang dokter harus benar-benar ahli. Dalam sebuah riwayat ada seorang laki-laki sakit mendatangi Rosulullah SAW, beliau berkata “ Engkau sedang sakit jantung, temuilah Harits bin Kaladah dari Tsaqif, ia adalah seorang yang pandai mengobati.” (HR. Abu Daud). Rosulullah mengajarkan untuk mendatangi dokter yang ahli dalam bidangnya dan ini diajarkan dalam Islam.
5. Islam mengajarkan bahwa sesuatu yang terkait peyakit harus memahami kajian ilmiahnya dangan ilmu patologi, Islam mengajarkan menjaga kesehatan, ada 300 hadits yang berisi tentang kebersihan diri, pola makan dan pola minum yang baik.
Pada ilmuwan muslim pertama yang berhasil menemkan teori tentang pembiusan dalam praktik operasi. Padahal sebelum Islam datang para praktisi medis dalam pembiusan menggunakan khamer/arak. Para sahabat mendatangi Rosulullah kemudian menanyakan tentang penggunaan khamar untuk obat bius, maka beliau menegaskan “Khamar itu penyakit bukan obat” maka Rosulullah menegaskan “Innallaha laj’a asyifaa akum bi kharom”, Allah tidak menjadikan barang haram sebagai obat.” Inilah yang kemudian menjadi salah satu metode yang dipakai sampai sekarang, teori dalam pembiusan dalam praktik operasi yang tidak menggunakan khamar”.
Pengobatan dengan daging ular/barang-barang haram tidak diperbolehkan dalam Islam. Ada dua asas Thibbun Nabawi, yaitu tidak boleh berlaku syirik dan tidak boleh menggunakan barang haram. Inilah kemudian yang menjadikan prinsip praktisi Thibbun Nabawi: harus menjauhkan barang haram dari pasien kita.
6. Islam merupakan agama pertama yang mengisyaratkan adanya konsep kesehatan. Dalam sebuah hadits yang artinya “Janganlah orang yang sakit mendekati orang yang sehat”. Maka hendaknya orang yang sakit harus diasingkan agar penyakitnya tidak menular. Rosulullah juga mempraktekkan kepada aorang-orang yang terkena penyakit kusta. Dalam sebuah kisah, ada seorang laki-laki berpenyakit kusta minta izin masuk, kemudian Rosulullah SAW menyuruh seorang utusan untuk menyampaikan kepada laki-laki tersebut. Artinya, untuk penyakit yang menular/membahayakan bagi orang yang sehat, ternyata Islam telah mengajarkan untuk dikarantina.
7. Islam datang dengan kaidah ilmiah dalam menanggulangi penyakit. Islam juga memberi kontribusi terhadap praktik kedokteran Islam.
Dalam sebuah hadits Jika kamu mendengar tentang tha’undi suatu tempat, maka janganlah kamu memasukinya (tempat itu). Apa bila kamu (terlanjur) berada di tempat yang terkena wabah itu, maka janganlah kamu keluar darinya (tempat itu) (H.R. at-Turmuzi dari Sa’id).
8. Kaidah Islam datang dengan aturan yang jelas dan pasti sejalan dengan pengobatan ilmiah dengan memberikan peraturan yang jelas dalam praktik kehidupan.
Dalam sebuah hadits yang artinya, Dari Abu Hurairah Radiyallahu Anhu ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda :”Janganlah sekali-kali seseorang di antara kamu kencing dalam air tergenang yang tidak mengalir kemudian dia mandi di dalamnya.’ Dan dalam riwayat Imam Muslim : “Janganlah seseorang di antara kamu mandi dalam air yang tergenang (tidak mengalir) ketika dalam keadaan junub.” Juga tidak boleh kencing di bawah pohon.
9. Islam juga menerangkan tentang keturunan dan alat reproduksi. Islam sangat sempurna dalam memberikan bimbingan syariat dalam proses kehidupan.
– Abu Syadza, Praktisi Thibbun Nabawi Centre Solo. Tulisan ini disarikan dari Kajian Online Institut Thibbun Nawabi Hong Kong (ITN HK) oleh Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org

Thursday, January 31, 2013

Kajian Thibbun Nabawi: Libatkan Allah dalam Berobat!


Herbal, bekam, refleksiologi, atau totok wajah tidak berguna sama sekali, kecuali semua aktivitas itu melibatkan Allah Swt di dalamnya karena sumber kesembuhan   berproses kepada Allah Azza wa Jalla.
Hal itu disampaikan oleh Ustadz Abu Syadza Rabbani di hadapan BMI Hong Kong siswi Institut Thibbun Nabawi Hong Kong (ITN HK) di RitaHouse 1/F Leighton Road No. 125 Causeway Bay, Hong Kong, Ahad (27/1).
Ust. Abu menegaskan, sumber kesembuhan adalah Allah Swt sebagaimana doa mohon kesembuhan yang diriqayatkan Bukhari dan Muslim:
“Allahumma rabbanas adz-hibil ba’sa isyfi antasy-syafi la syifa’a illa syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqaman.” Ya Allah Tuhan pemelihara manusia. Hilangkan penyakit, sembuhkanlah! Hanya Engkau yang bisa menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan satu penyakit pun” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dikemukakannya, kualitas kesehatan seseorang tergantung dari pola hidupnya, pola makan, dan pola pikir, bagaimana kita mengoptimalkan, dan bagaimana menumbuhkan kekuatan fitrah manusia. Faktor spiritual (keimanan, kalbu, rohani) memiliki peran paling dominan dalam menumbuhkan kekuatan fitrah pada diri manusia yaitu sebesar 50%, sementara faktor mental 20%, emosional 20%, dan fisikal hanya 10%.
Jika ketiga pola itu berjalan dengan baik, dilakukan bersumber kepada Al Qur’an  dan aturan Nabi, maka hidup akan selalu bahagia. Pikirannya dipenuhi dengan sugesti, hidupnya dipenuhi dengan energi positif.
Dikatakanya juga, asas herbalogi yaitu jadikanlah makanan sebagai obat dan jadikanlan obat sebagai makanan. Tetapi kita sering menjadikanmakanan sebagai racun. “Selama ini kita tidak sadar banyak makanan yang kita konsumsi banyak mengandung racun,” pungkasnya. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

BMI Siswi ITN Hong Kong Ujian Level I


ITN HKKDDHK News, Hong Kong — Sekitar 70 BMI Hong Kong  mengikuti ujian Thibbun Nabawi level 1 di Institut Thibbun Nabawi Hong Kong (ITN-HK) Ahad (27/1). Menurut pakar Thibbun Nabawi yang menjadi pengajar, Ustadz Abu Syadza, syarat untuk mengikuti ujian level 1 harus mengumpulkan tugas-tugas level 1. Jika tidak menyerahkan tugas, maka tidak diizinkan mengikuti ujian.
Ust. Abu mengatakan,  peraturan atau tata tertib belajar dan syarat mengikuti ujian itu untuk melatih kedisiplinan siswi ITN HK supaya dalam menghadapi pasien punya rasa tanggung jawab yang tinggi. “Suatu saat kalau terjun di masyarakat juga disiplin yang tinggi,” tuturnya.
Dikatakanya, siswi yang tidak lulus atau memperoleh nilai jelek  harus  mengulangi ujian lagi minggu depan.
Semula waktu ujian diberikan satu jam untuk menjawab soal. Karena masih banyak yang belum selesei mengerjakan, maka waktu ditambah lagi 15 menit. Ujian berjalan dengan baik dan lancar. Setelah ujian selesai dilanjutkan dengan materi lanjutan level II. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

Monday, January 21, 2013

Kajian Online ITN HK: Rasulullah Saw Juga Seorang Dokter

 Allah SWT adalah dokter yang sebenarnya. Ketika Dia  menerjemahkan konsep-konsep kedokteranya, Dia pun  menitipkan konsep-konsep Ilahi kepada Rasulullah Saw sehingga  Rasulullah Saw pun seorang dokter.
Hal itu disampaikan oleh Ustadz Abu Syadza Rabbani (praktisi Thibbun Nabawi dari Solo) pada kajian online via teleconference bersama santri Institut Thibbun Nabawi Hong Kong (ITN HK), Selasa (15/1) malam.
Dikatakannya, Muhammad Saw bukan hanya seorang nabi, tetapi beliau juga seorang dokter . Artinya, selain menjalankan risalah kenabianya yang beliau emban, Rasulullah Saw juga mempraktikkan pengobatan dan diikuti oleh para sahabat, ulama, dan umatnya sampai hari ini masih dalam lebel Thibbun Nabawi.
“Thibbun Nabawi ini terus dikembangkan pada zaman Nabi pada sahabat sampai saat ini,” jelasnya. “Pengembangan-pengembangan konsep kedokteran nabi ini akhirnya memunculkan tokoh-tokoh ulama dan  dokter.”
Dalam sebuah hadits dikatakan, ada seseorang laki-laki menghadap Nabi Saw. Ia berkata, “Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya.” Nabi bersabda: “Minumkan ia madu.” Orang itu datang untuk kedua kalinya. Nabi bersabda, “Minumkan ia madu.” Orang itu datang lagi pada kali yang ketiga, Nabi tetap berkata: “Minumkan ia madu.” Setelah itu, orang itu datang lagi dan menyatakan: “Aku telah melakukannya (namun belum sembuh juga)”. Nabi bersabda: “Allah Mahabenar dan perut saudaramu itu dusta. Minumkan lagi madu.” Orang itu meminumkannya lagi, maka saudaranya pun sembuh.” (HR  Bukhari dan Muslim)