Saturday, September 29, 2012

Warna-Warni, Festival Pertengahan Musim Gugur di Hong Kong


Lentera Golden Moon di Victoria Park
Lentera Golden Moon di Victoria Park
Di antara banyak festival tradisional China di Hong Kong, Festival Pertengahan Musim Gugur (Mid Autumn Festival) 1 Oktober merupakan salah sau festival yang penuh warna-warni.
Selama berabad-abad festival pertengahan ini telah menjadi festival China yang paling penting. Saat keluarga dan sahabat berkumpul untuk merayakan festival ini dengan makan kue bulan (moon cakeatau yut beng  (bahasa Kantonis), makan buah, dan makan-makan bersama.
Anak anak kecil bermain dengan lentera (lampu lampion) dari berbagai bentuk dan warna. Ada yang berbentuk kelinci, buah belimbing, juga tokoh tokoh kartun, seperti Hello Kitty dan Spiderman yang menjadi tokoh idola anak anak-anak, menjadikan suasana menyenangkan untuk perayaan.
Kue Bulan bagian yang tak terpisah dari festival. Kue bulan ini terbuat dari bahan dasar biji bunga teratai (linci, Kantonis) dengan beraneka ragam isi, salah satunya kuning telor asin. Ada juga biji kwaji, almond. Selain jenis kue bulan ini, juga ada peng bei yut beng, kue bulan yang kulitnya terbuat dari tepung ketan yang di-es-kan dengan beraneka ragan isi, misalnya isi kacang merah, kacang hijau, birdnes, dan nanas, ada juga isi coklat dan stroberi yang banyak dijual di toko toko roti dan restoran.
Hampir seluruh toko di Hong Kong menjual berbagai macam lampu lampion (lentera) yang terbuat dari kertas yang berwarna-warni dengan bentuk hewan, boneka, dan buah.
Perayaan ini banyak dilakukan di taman terbuka, salah satunya di Victoria Park, dengan Lentera bentuk bulat yang berukuran besar lentera raksasa “Golden Moon” dengan diameter 21 meter. Patung tersebut di lapisi kain peregangan. Di setiap bagian diterangi lampu LED animasi dalam rangka menciptakan efek pencahayaan yang berbeda. Ketika malam tiba, lampu LED akan menyala dan berkedip dalam irama dengan musik.
Pameran lampu ada juga di Taman Star Very Tsim Sha Tsui, Tai Po Water front Park, dan taman terbuka lainnya di Hong Kong yang dibuka untuk umum dan gratis. 

Monday, September 24, 2012

Aksi Demo Muslim Hong kong Menentang Penghinaan Nabi Muhammad SAW

Sekitar 1000 umat muslim di Hong Kong gelar Aksi Demo menentang penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, di Charter Garden  Central Hong Kong pada hari ahad (23/9).

Sejak jam 1 siang usai sholat Dhuhur pengunjuk rasa sudah mulai berkumpul di Charter Garden , mereka berorasi menggemakan takbir dan sholawat.

Setelah berorasi 1 jam pengunjuk rasa turun jalan menuju gedung Konsulat Amerika Serikat di Hong Kong yang tak jauh dari Charter Garden Central.

Cuaca yang saat itu panas dan terik matahari yang menyengat tiba tiba berubah mendung dan semilir angin.Setelah mengadakan orasi di depan Konsulat Amerika Serikat,  massa bergerak kembali ke Crarter Garden dengan terus menggemakan takbir dan sholawat.

Deme berjalan lancar dan tertib. Tidak kalah semangatnya BMI HK yang turut dalam aksi demo ini dengan membawa spanduk dan poster yang mengecap penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Tuesday, September 18, 2012

Refreshing di Hong Kong Disneyland


hkdisney
Anda pasti sudah kenal dengan boneka yang selalu tersenyum lebar digandrungi anak-anak dan dewasa, Mickey Mouse dan Minnie Mouse. Keduanya menjadi simbol Hong Kong Disneyland, taman rekreasi yang terletak di Pulau Lan Tau yang dikelola oleh Hong Kong International Theme Parks.
Hong Kong Disneyland dibuka pada pertengahan September 2005. Aku berkunjung untuk yang pertama kalinya bulan Juli 2012.  Itu pun karena ajakan teman reporter DDHK News, Tati Tia Surati . “Mbak, ayo main ke Disneyland, mumpung tiketnyabuy 1 get 1,” ajaknya. Aku langsung mengiyakan, mengingat harga tiket masuk ke Disneyland hampir setengan juta rupiah.
Hari Minggu itu seharusnya kami mencari berita untuk dimuat di DDHK News. Kami  “bolos” alias meliput acara kegiatan BMI HK seperti biasanya. Tapi ternyata, sesampai di sana, wajah kami berdua ada yang mengenali. “Mbak Lutfiana Wakhid dan Mbak Tati Tia Surati ya?” salah satu pengunjung menyapa kami.
Sekitar jam 2 siang, Tati mengajakku pulang ke Causeway Bay, tapi aku menolaknya. “Tanggung, belum puas, mumpung ke sini, sekalian dipuas-puasin main, karena kita selalu sibuk liputan ‘gak pernahrefreshing!”. Tati setuju.
Memasuki pintu gerbang Hong Kong Disneyland kami langsung mengabadikan gambar alias “jeprat-jepret sana sini” untuk kenang-kenangan –sekaligus buat cerita anak cucu.
Hong Kong Disneyland terdiri 6 wilayah bertema Main Street, U.S.A, Fantasyland, Adventureland, Tomorrowland, Grizzly Gulch, dan Toy Story Land.
Main Street,U.S.A Hong Kong Disneyland hampir identik dengan jalan utama yang di Anaheim Amerika Serikat dengan Plaza Inn yang memiliki desain eksterior yang unik. Di sini terdapat beberapa restoran, seperti Market House Bakery, Main Street Markket, Main Street Corner Cafe, Plaza Inn, Popcorn, Cotton Candy, Frozen Lollipops Cart dan Sandwiches, Caffee Cart.
Fantasyland yang terbesar di wilayah Hong Kong Disneyland. Ia memiliki rumah besar untuk Treehouse Tarzan yang dikelilingi oleh Jungle Cruise, mirip dengan River of America. Di sebagian frontierland terdapat atraksi dan festifal “Festival of The Lion King”.
Sebelumnya, Anda akan diajak untuk naik perahu yang di jalankan oleh disel dengan menikmati pemandangan yang cukup indah dan menarik di sekelililng sungai dengan binatang air buatan seperti buaya.
Fantasyland dengan fitur Kasting Sleeping Beauty, Mikei Pilar Magig, The Many Adventures of Winnie the Pooh dan Snow White Grotto dan tokoh tokah kartun lainya yang lucu.
Tomorrowland yang paling mengesankan adalah Space Mountain dengan trim yang melaju yang sangat cepat dan putar balik tikungan dan tanjakan yang gelap gulita dengan atap seperti di angkasa. Detak jantung siapa pun yang menaiki trim ini akan lebih kencang dan cepat dibanding detak jantung dalam keadaan normal.
Bagi pengunjung orang tua, Hong Kong Disneyland menyewakan kursi roda (Wheelchair Rentals) dan menyewakan Baby Car/ Stroller untuk anak anak untuk kenyamanan pengunjung yang tidak mampu berjalan kaki dengan tempuh yang lumayan lama. Malam sebagai penutup acara adanya pesta Kembang Api yang sangat bagus di malam hari.
Yang lebih istimewa lagi, pengunjung muslim tidak perlu bingung mencari restoran halal karena di Hong Kong Disneyland terdapat Restoran Halal yang mendapatkan sertifikat dari The Incorporated Trustees of The Islamic Community Fund of Hong Kong.
Untuk menuju ke Hong Kong Disneyland, Anda bisa naik MTR, oper di Lai King Station, dan pindah lagi ke jurusan Tung Chung. Anda harus oper lagi di Sunny Bay, khusus MTR ke Disneylad Resort. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

Sunday, September 16, 2012

Gadis Kecil Pakistan Itu Mengajaku Senggol-Senggolan


Minggu pagi dari Tai Po, Bus No. 307 jurusan Central membawaku dengan laju yang kencang. Empat puluh lima menit tampak dari kejauhan terlihat Hong Kong Central Library. Aku pun siap-siap turun dan memencet tombol merah di sebelahku. Aku berhenti di Wan Chai, dekat imigrasi Hong Kong. Untuk menuju lokasi Masjid Ammar Wan Chai, aku memilih jalan kaki yang membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Sebelumnya, Sabtu malam, Chief Editor-ku memintaku untuk wawancara Ustadz Abdul Muhaemin Karim, eksekutif dakwah Islamic Union of Hong Kong (IUHK) via inbox facebook. Dalam perjalanan HP-ku bergetar. Kuraih HP yang kuselipkan di puilong-ku (tas punggung), ternyata Tati, temanku sesama reporter, kirim SMS. Ia titip pertanyaan.
Sambil ngos-ngosan, alhamdulilah nyampai di pintu gerbang Masjid Ammar Wan Chai dan disambut dua orang berjubah putih, ternyata di Aula Masjid lantai 6 sedang ada event dan pembicaranya adalah Ust. Muhaemin. Alhamdulilah, tak henti-hentinya aku bersyukur, tanpa bikin janji sebelumnya Allah telah memberi kemudahan, mengingat Ust. Muhaemin yang supersibuk dengan agenda dakwah yang sangat padat.
Aku langsung masuk lift menuju lantai 6 dan duduk di atas karpet hijau yang digelar di lantai bersama jamaah lain. Rupanya, acara sudah dimulai. Tiba-tiba seorang panitia menghampiriku dan mengajakku duduk di kursi depan. Tak lama kemudian, panitia lain memberiku sebotol air dan kue yang ditaruh di kotak bermotif batik.
Aku mengikuti tausiyah yang disampaikan Ust. Muhaemin hingga selesai, pukul 12.30. Usai menutup tausiyahnya dengan doa, ia pamit karena sudah ditunggu orang dan keluar menuju lantai 7 (office). Aku pun membuntutinya dari belakang. Ust. Muhaemin yang supersibuk dan murah senyum ini menyapaku dengan ramah, “Ada apa, Lutfi?”. Aku pun menjawab, “Maaf, Bapak, saya minta waktunya sebentar untuk wawancara”. “Tapi saya sudah di tunggu orang.” “Iya, Bapak, saya minta waktu lima menit”. Alhamdulilah, Ust. Muhaemin mempersilakanku untuk wawancara.
Usai wawancara, aku langsung turun. Sesampai di lantai 5, kantin halal food, aku ketemu Mbak Bella, staf KJRI Hong Kong. Kami pun ngobrol, saling menanyakan kabar. Waktu semakin siang. Adzan Zhuhur berkumandang. Mbak Bella pamit pulang. Aku pun langsung menuju lantai 1 untuk mengambil air wudhu.
Setelah berwudhu, aku kembali menuju lantai 3, ladys prayer hall, ternyata masjid sudah penuh dengan jamaah yang 97 % adalah teman-teman BMI Hong Kong yang libur hari Minggu. Aku kebagian tempat yang paling belakang. Langsung kupakai mukena dan sholat sunnah. Ketika mendengar aba-aba sang imam untuk rapikan dan rapatkan shaf, aku bergeser, maju, merapatkan shaf depanku.
Ternyata, di sebelahku gadis kecil Pakistan usia sekita 6 tahun dan 11 tahunan. Dia memandangiku dengan senyum. Aku pun membalasnya dengan senyum pula. Pada rakaat pertama, dia yang berdiri di sampingku, tiba-tiba tubuh kecil yang mungi ilu menyenggolkan tubuhnya ke arahku. Dengan spontan badanku ikut bergoyang. Pikirku, dia tidak sengaja. Di saat sujud, dia juga dengan ulahnya yang lucu dan “jail”, mengintipku sambil sedikit membuka mukenaku. Sholatku mulai tidak konsentrasi karena ulah si gadis kecil Pakistan itu.
Mungkin dia mengira aku orang bangsanya, sehingga ingin mengajakku becanda atau main-main. Sholatku saat itu benar-benar tidak konsentrasi, hanya mengikuti gerakan dan aba-aba sang imam. Bagaimana bisa konsentrasi, di saat bangun dari sujud, mukenaku diduduki si gadis kecil pakistan itu! So pasti aku tidak bisa berdiri dengan sempurna alias agak membungkuk. Aku bukannya kesal denganya, tapi malah pingin ketawa, lucu! Bagaimana tidak ketawa, setelah badanku membungkuk, dianya melongokkan mukanya ke arahku sambil mengedipkan matanya yang berbinar dan beralis tebal itu.
Di rakaat selanjutnya pun dia tetap dengan ulahnya. Tidak hanya menyenggol tubuhku, tapi sedikit menendang! Aku bukan konsentrasi pada sholatku, akan tetapi aku lebih konsentrasi bagaimana agar badanku tidak roboh ke barisan sebelahku. Rakaat demi rakaat, dia tetap dengan ulah jahil dan lucunya yang selalu menengok wajahku di saat aku rukuk dan mengintipku saat aku sujud.
Usai salam, ibunya menegurnya dengan bahasa yang tidak aku mengerti. Ibunya menyapaku, seigatku begini: “Māpha karanā mērī śarāratī laṛakā”, seperti bahasa di kuci kuci hutahega tau lah artinya apa dan aku pun membalasnya dengan menjawab, “Sorry, i do not understand the language, I am Indonesian.” “Oh sorry,” katanya sambil mengajak anaknya pergi. Sebelum dia pergi, kami pun sempat bersalaman. (Lutfiana Wakhid, BMI Hong Kong/Reporter DDHK News/ddhongkong.org).*

Friday, September 7, 2012

Ke Bandara Hong Kong? Naik Bus Aja!


Saat ini aku bekerja di Tai Po, Hong Kong. Untuk menuju ke Bandara Hong Kong (Hong Kong International Airport) Chek Lap Kok bisa ditempuh dengan naik bus sekitar satu jam perjalanan, yaitu  dengan naik bus khusus ke bandara E41. Ongkosnya HKD13.90 cent. Kalau ditempuh dengan naik taksi, kita harus mengeluarkan ongkos sekitar HKD 150-200.
Menumpang Bus E41 kita turun pas di terminal 2 lantai 2.
Dalam perjalanan ke Bandara Chek Lap Kok, kita bisa menikmati indahnya suasana sekitar jalan raya, terutama pada waktu kita melewati jembatan gantung (jembatan layang) Lantau. Jembatan ini dilewati dari berbagai jalur menuju Bandara Chek Lap Kok.
Dari semua arah jalur pasti akan melewati jembatan terpanjang di HK ini. Tapi bila perjalanan ditempuh dengan naik MTR (Mass Transit Railway), kita tidak bisa melihat dan menikmati indahnya jembatan gantung yang menghubungkan Lantau Island dengan Bandara Chek Lap Kok itu.
Jembatan gantung ini dibangun bersamaan dengan pembangunan Bandara Chek Lap Kok yang menggantikan Bandara Kai Tak, bandara lama di daerah Kowloon Sing tahun 1997. Konon untuk pembangunan jembatan ini menghabiskan biaya lebih dari HKD 7 Miliar.
Hong Kong memiliki sistem transportasi yang mapan dan modern terdiri dari bus, taksi,tram (teng teng), kapal feri, dan MTR. Hampir semua ongkos layanan transportasi umum dapat dibayar dengan menggunakan Octopus Card yang sering kita sebut “Patadong”.
Berikut ini daftar bus dari Bandara Chek Lap Kok menuju kota-kota di HK
Bus Tujuan FareA10 Ap Lei Chau Est 48 HKD
A11 Nort Point Feri Pier 40 HKD
A12 Siu Sai Wan 45 HKD
A21 Hung Hom Stasiun 33 HKD
A29 Tsueng Kwan O(Polam) 42 HKD
A31 Tsuen Wan (Discovery Park) 18.9 HKD
A33 Tuen Mun Stasiun 27.7 HKD
A41 Shatin 22.3 HKD
A41P Ma On Shan 27.7 HKD
A43 Fan Ling 30.9 HKD
A35 Mui Wo 30 HKD
E11 Tin Hau Stasiun 21 HKD
E21 Tai Kok Stui 14 HKD
E22 Lam Tin 18HKD
E22A Tsueng Wan O 24 HKD
E22P Yau Tong 18HKD
E23 Tsz Wan Shan 18HKD
E32 Kwai Fong Stasiun 10.8 HKD
E33 Tuen Mun (Central) 13.9 HKD
E33P Siu Hong Stasiun 14.9 HKD
E34 Tin Shui Way Town Centre 13.9 HKD
E41 Tai Po Tau 13.9 HKD
E42 Shatin (Pok Hang) 13.9 HKD.
– Lutfiana Wakhid, reporter DDHK News, tinggal di Hong Kong

Wednesday, September 5, 2012

Mengenal Bukit Kera ‘Kam Shan Country Park’


kam shan country parkPernah nonton film Kera Sakti Hong Kong? Kita tengok Taman Bukit Kera di Hong Kong yuk….! Bukan bermaksud “menyamakan” wajah lho….. Jelas dong, kita lebih sempurna dari kera.
Kam Shan Country Park adalah taman negara di rentang utara Kowloon, Hong Kong. Didirikan 24 Juni1977, taman ini meliputi area seluas 3,37 km2. Sebagian besar daerah ini tertutup oleh Grup Kowloon dari Waduk.
Di dalam taman ada jalur jogging, siu ye sik/BBQ, dan piknik yang mudah diakses dari Tai Po road (Pipper Hil) melalui jalan akses bangunan air. Taman ini mengambil nama dari puncak 369 M, Kam Shan atau Golden Hill, yang merupakan fitur tertinggi di daerah tersebut.
Panorama dapat dinikmati dari lereng Golden Hill dan beberapa tempat di sepanjang punggungan barat di taman. Dari titik pandang, seluruh panjang Ridge Smugglers, Tai Mo Shan (puncak tertinggi di HK), Needle Bukit, Shatin New Town, Lion Rock, dan Beacon Hill dapat dilihat.
Bagian utara Kowloon, pelabuhan barat, Stonecutters Pulau, kawasan perumahan Kwi Chung, Kam Shan Country Park terkenal dengan konservasi monyet.
Konon Kam Shan (Bukit Monyet) dikenal sebagian besar penduduk setempat sebagai kera kerajaan di Hong Kong. Kera adalah kelompok terbesar dari mamalia di taman.
Yang paling signifikan spesies terjadi di sini adalah Rhesus Macaque (Macaca Mulatta) dan panjang ekor kera (Macaca Fascicularis). Monyet ini mungkin keturunan, dirilis oleh pemilik hewan pemeliharaan tahun 1920, sedangkan kelompok kera asli Hong Kong telah hampr hilang kerusakan habitat dan over berburu.
Selain monyet, Kam Shan Country Park juga merupakan tempat tinggal tupai dan banyak burung spesies. Ada sekitar 1.800 menyet liar di taman ini. Di sini juga banyak bunga Hong Kong berwarna ungu dan pohon cemara.
Bagi BMI Hong Kong yang sudah bosan berlibur ke daerah Causeway Bay, bisa berlibur ke Kam Shan Caountry Park. Dari Tai Po bisa ditempuh perjalanan sekitar 30 menit, naik Bus No. 72, ongkos sekitar HKD9. Kalau dari daerah Kowloon naik Bus No. 81 turun pas di depan taman.
Jangan kaget jika tiba-tiba ada gerombolan kera menghampiri dan merebut tas. Mereka mendekat hanya meminta makanan, bukan untuk mengganggu. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

Monday, September 3, 2012

Snoopy’s World Shatin Dibuka untuk Umum dan Gratis!

  snoopy's worldBoneka Snoopy’s digandrungi nanak anak bahkan orang dewasa. Hong Kong punya Snoopy’s World di Shatin yang terbuka untuk umum dan gratis.
Snoopy’s World adalah sebuah taman kecil di Plaza New Town Shoping Mall Shatin, New Territories. Sayangnya, Snoopy’s World kurang dikenal oleh orang-orang Hong Kong dan WNI. Bahkan, mereka kurang menyadari bahwa Hong Kong punya daya tarik taman selain Hong Kong Disneyland dan Ocean Park.
Snoopy’s World –disebut Snoopy’s Land– dibuka tahun 2000 di lantai 3 Sha Tin Mall New Shoping Town Plaza. Di sana kita bisa melihat Snoopy,Charlie Brown, dan Peanut.
Di Snoopy’s Land ada enam dunia hiburan. Begitu kita masuk akan melihat bagaimana kehidupan Beagle yang terkenal. Di dalam Charlie sedang duduk di sofa menonton TV dan disisi lain Lucy sedang memasak sesuatu yang lezat. Di sekelilingnya terdapat tokoh-tokoh kartun yang lucu.
Tepat di belakang rumah Snoopy terdapat Bus Sekolah khas Amerika warna kuning yang benar-benar mewakili zona hiburan kedua “School Plaza Peanut Academy” tokoh Sally, Linus, Peanut, dan Charlie yang tampak berdiri di samping bus. Jangan lewatkan untuk masuk ke dalam bus ini karena di dalamnya difasilitasi AC.
Pada Zona 3 terdapat Boating Canal Ride Canoe, lalu Baseball Playground, dan di Peanut Dugout yang merupakan zona keempat terdapat Bench Tulang yang digunakan duduk-duduk oleh pengunjung untuk istirahat.
Pada akhir zona Snoopy’s World adalah zona hiburan kelima “zona Mini Town Area, Peanut Boulevard”. Di sini terdapat beberapa tokoh Peanut terkenal juga ada Joe Keren dan Lucy sebagai konsultan dokter.
Zona keenam Snoopy’s Wordl adalah Community Hall Snoopy Wedding House.
Taman hiburan ini dibuka untuk umum dan gratis, buka dari jam 10 sampai jam 8 malam (mon-sun). Jika naik KCR, untuk menuju ke Snoopy Wordl keluar di Sha Tin Exit A dan ikuti petunjuk arah. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*